Dewan Sumber Daya Air Nasional
Mari Wariskan Mata Air Pada Anak Cucu Kita, Jangan Air Mata

Press Release "Rapat Pembahasan Isu Strategis Nasional Ketahanan Air"

DSDAN | Wed, 04/25/2018 - 10:20
Rapat Pembahasan Isu Strategis Nasional Ketahanan Air

Rapat Pembahasan Isu Strategis Nasional Ketahanan Air dalam rangka penyusunan review kebijakan nasional (JAKNAS) sumber daya air dan penyiapan rekomendasi dewan SDA nasional mengenai isu strategis terkait sumber daya air oleh Dewan Sumber Daya Air Nasional dimana kegiatan dilaksanakan selama 3 hari dari tanggal 23-25 April 2018 di Arion Swiss-belhotel Kemang, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 60 peserta dari Anggota Dewan SDA Nasional yang terdiri dari pemerintah dan non pemerintah.

Rapat koordinasi dibuka dengan sambutan dan paparan oleh Direktur Sumber Daya Air Imam Santoso selaku sekretaris Dewan SDA Nasional. Dalam Sambutannya, Imam Santoso memaparkan bahwasannya dalam kurun waktu 2009 sampai dengan tahun 2015, Dewan SDA Nasional telah banyak melahirkan gagasan serta pemikiran untuk menghasilkan rumusan rumusan kebijakan dan rekomendasi terkait pengelolaan SDA di Indonesia.

Memperhatikan keputusan Mahkamah Konstitusi No. 85/PUU-XI/2013 terkait gugurnya UU No.7/2004, diperlukan pembaharuan terhadap kebijakan nasional pengelolaan sumber daya air sebagaimana telah ditetapkan melalui peraturan presiden No.33 tahun 2011 tentang kebijakan nasional pengelolaan sumber daya air, dimana review Jaknas SDA ini akan menjadi acuan bagi para pemimpin lembaga pemerintah dan non-pemerintah dalam menetapkan kebijakan sektoral di bidang tugas masing-masing. Oleh karena itu, kata Imam Santoso dalam pembahasan nanti diharapkan agar benar-benar dipertimbangkan bagaimana Jaknas SDA ini nantinya dapat diimplementasikan oleh para pemangku kepentingan.

Terkait pembahasan isu ketahanan air yang telah di pilih oleh Dewan SDA Nasional sebagai isu strategis tahun ini, Imam Santoso berharap agar dalam rekomendasi yang akan di sampaikan kepada presiden, tidak hanya difokuskan pada upaya-upaya solusi permasalahan saja, tetapi juga upaya-upaya percepatan apa saja yang harus dilakukan agar target dan sasaran dari ketahanan air itu sendiri tercapai.