Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat melaksanakan kegiatan survei lapangan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Wilayah Pertahanan (Wilhan) bagi Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVII Tahun Ajaran 2026 di Kementerian Pekerjaan Umum, Kamis (26/03).
Kegiatan ini adalah upaya peningkatan kapasitas Pasis dalam menganalisis permasalahan wilayah, khususnya terkait penanggulangan bencana dan penguatan ketahanan wilayah sebagai bagian integral dari sistem pertahanan negara.
Dalam kesempatan tersebut, tim Seskoad disambut oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Wida Nurfaida, Plh. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Adenan Rasyid, serta Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar.
KKL Wilhan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan analisis permasalahan wilayah, memperdalam pemahaman terhadap peran Pembinaan Teritorial (Binter), dan memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana guna mendukung ketahanan wilayah yang berkelanjutan.
Kepala Sekretariat Dewan Sumber Daya Air Nasional Yunitta Chandra dalam paparannya menyampaikan terkait peran strategis infrastruktur, khususnya pengelolaan sumber daya air di daerah bencana, perlindungan dan pelestarian sumber air, serta pemeliharaan fungsi resapan air. Pendekatan berkelanjutan seperti Nature-Based Solutions (Nbs) juga menjadi salah satu kunci dalam menghadapi tantangan krisis air dan perubahan iklim. Pendekatan ini mengintegrasikan fungsi alami ekosistem dengan infrastruktur fisik untuk memperkuat resapan air dan melestarikan sumber air secara jangka panjang.
Melalui KKL Wilhan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara sektor pertahanan dan pembangunan infrastruktur untuk mendukung ketahanan wilayah yang berkelanjutan.







