Perwakilan Anggota Dewan SDA Nasional bersama Tim Sekretariat Dewan SDA Nasional melaksanakan kunjungan ke Food Estate di Kabupaten Humbang Hasundutan serta Tono Ponggol, Sumatra Utara pada tanggal 1 – 4 Mei 2023. Kunjungan tersebut didampingi oleh Mayjen Sinema Telaumbanua selaku Kepala Seksi BWS Sumatera II, Robby Indra Gartika selaku Kepala Satker BWS Suamatera II, Hastiono selaku Pejabat Pembuat Komitmen PPK Pejabat Pembuat Komitmen Air Tanah & Air Baku II, M Iqbal Ilyas selaku Teknik Pengairan Ahli Pertama Seksi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air, Nasril selaku Pejabat Pembuat Komitmen PPK Danau, Situ dan Embung, Pembangunan Bendungan BWS Sumatera II dan Jajaran TIM BWS Suamtera II lainnya.
Kegiatan kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka monitoring dan evaluasi rekomendasi Dewan Sumber Daya Air Nasional terkait pengelolaan danau secara terpadu dan berkelanjutan yang telah ditetapkan pada Sidang Pleno Dewan SDA Nasional Tahun 2020 lalu. Dimana Kementerian PUPR melalui BWS Sumatera II diminta menyiapkan pasokan air baku untuk areal Litbang Kementerian Pertanian seluas 15 ha yang diswakelolakan baik desain maupun fisiknya.
Pada lahan tersebut akan diproduksi bawang merah, bawang putih, dan kentang dengan segala produk turunannya dan olahannya yang dikorporasikan dengan melibatkan 169 petani yang tergabung dalam 7 kelompok tani. Pengembangan kawasan tersebut merupakan integrasi proses pertanian, perkebunan, dan peternakan dengan mekanisasi pertanian dan melakukan hilirisasi pasca panen yang menghasilkan produk olahan yang bernilai tambah tinggi. Food estate Humbang Hasundutan terbagi menjadi 4 lokasi yaitu A, B1, B2, dan C. Pembangunan yang telah berjalan saat ini seperti irigasi tetes di food estate. Irigasi tetes ini diharapkan dapat memaksimalkan pemanfaatan air irigasi serta meningkatkan intensitas tanam, sehingga produktivitas pertanian di food estate Humbang Hasandutan dapat meningkat di setiap masa panennya.
Selain Food estate, pemerintah juga tengah melakukan pembangunan jalur transportasi air tano Ponggol, yakni pelebaran Alur Tano Ponggol dari lebar 25m menjadi lebar 70m, sepanjang 1.2 km, memperdalam Alur Tano ponggol, menyediakan sempadan alur selebar 5m di kiri dan 5m di kanan, sebagai salah satu upaya dalam menunjang pariwisata di Kawasan Danau Toba yang menjadi Tujuan Wisata baru bertaraf Internasional, sehingga para wisatawan dapat mengelilingi Pulau Samosir menggunakan Kapal.






