Berkenaan dengan pengelolaan SDA terpadu di semua tingkatan melalui kerjasama lintas batas yang tepat. Dewan Sumber Daya Air Nasional melaksanaan Verifikasi Lapangan Dalam Rangka Persiapan Kerja Sama Pengelolaan SDA di Wilayah Sungai Lintas Negara (WS Sesayap, Kalimantan Utara) pada tanggal 30 Oktober – 2 November 2023.
Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sekretariat Dewan Sumber Daya Air Nasional Yunitta Chandra Sari, Perwakilan Dewan Sumber Daya Air Imam Mustofa dan Sukmadji Indro Tjahyono, juga diikuti Tim gabungan Dewan Sumber Daya Air Nasional yang beranggotakan Kementerian ATR diwakili Budi Santoso , BWS Kalimantan V diwakili Muhamad Taufiq, Bintek SDA diwakili Nurfajri serta Dit. SSPSDA , BPIW. Dengan luas keseluruhan 36.800 km2, WS Sesayap merupakan salah satu WS yang penting di Indonesia karena merupakan WS lintas negara yang berbatasan antara Provinsi Kalimantan Timur di Indonesia, Negara Bagian Sabah dan Sarawak di Malaysia.
Potensi SDA di WS Sesayap sangat besar yang dimanfaatkan penduduk di Provinsi Kalimantan Utara khususnya masyarakat di Kabupaten Malinau, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tana Tidung, dan Kota Tarakan dalam berbagai aspek kehidupan. WS Sesayap yang di sebelah Barat dan Utaranya berbatasan dengan Malaysia, di sebelah Timur berbatasan dengan Laut Sulawesi dan di sebelah Selatannya berbatasan dengan WS Kayan, mempunyai sekitar 19 Daerah Aliran Sungai (DAS), sehingga berpotensi mengalami permasalahan banjir dan diperkirakan akan meningkat permasalahannya terkait dengan SDA sebagai akibat masih terbatasnya kemampuan pengelolaan dan belum tersedianya infrastuktur pendukung yang memadai, baik fisik maupun non-fisik yang mencakup pola pengelolaan, rencana induk pengelolaan, serta program dan rencana tindak pengelolaannya.
Adapun tujuan verifikasi lapangan ini antara lain mencermati rancangan pola PSDA WS lintas negara yang disiapkan BWS yang bersangkutan, menyampaikan substansi untuk perbaikan dan penyempurnaan rancangan pola PSDA WS lintas negara dan diharapkan dapat menjadi memberikan masukan dan rekomendasi dalam Event Internasional World Water Forum di Bali nanti.





